Dua Filosofi, Satu Tujuan
Cursor dan Windsurf telah memantapkan posisi sebagai dua pemain dominan dalam ekosistem AI-native code editor di 2026. Meskipun keduanya menawarkan kemampuan serupa, filosofi dasarnya sangat berbeda.
Cursor: Kontrol & Presisi
Cursor memberikan kendali penuh kepada developer:
- Rules System —
.cursorrules(sekarang disebut Rules) memastikan konsistensi kode - Granular Control — Developer menentukan batasan AI di setiap langkah
- VS Code Fork — Familiar bagi pengguna VS Code
- Best for: Power user, proyek kompleks, tim besar yang butuh konsistensi
Windsurf: Kecepatan & Otonomi
Windsurf fokus pada kecepatan hasil:
- Cascade Agent — Memahami seluruh struktur codebase tanpa konfigurasi manual
- Devin Engine — Pasca akuisisi Cognition, Windsurf mengintegrasikan agen otonom Devin
- 40+ IDE Plugin — Fleksibel, tidak terikat satu editor
- Best for: Solo developer, rapid prototyping, delegasi tugas teknis penuh
Perbandingan Langsung
| Aspek | Cursor | Windsurf |
|---|---|---|
| Model | Multi-model (Claude, GPT) | SWE-1.5 proprietary |
| Otonomi | High | Very High |
| Konfigurasi | Sangat tinggi | Minim |
| Basis | VS Code Fork | IDE + Plugin |
JPA CLI Mendukung Keduanya
JPA CLI secara otomatis mendeteksi dan mengkonfigurasi baik Cursor maupun Windsurf:
jpa-cli sync --detect
SKILL.MD dan DESIGN.MD akan otomatis diletakkan di lokasi yang tepat sesuai editor yang terdeteksi.
Perbedaannya bukan siapa yang lebih pintar — tapi gaya kerja Anda.